Nostoto memilih biji single-origin langsung dari petani di Gayo, Toraja, dan Kintamani — lalu menyangrainya dalam batch kecil, tiga hari sebelum sampai ke cangkirmu.
Sangrai medium menonjolkan keasaman lembut dan rasa manis karamel — cocok untuk seduh manual maupun espresso ringan.
Setiap origin kami sumber dari kelompok tani yang sama, panen ke panen, agar rasanya konsisten dan bisa dilacak sampai kebun.
1200–1500 mdpl · Proses Giling Basah
Karakter earthy khas Sumatra dengan sisa rasa rempah hangat dan tekstur yang berat di lidah.
1400–1800 mdpl · Full Wash
Keseimbangan manis-pahit yang lembut, dengan keasaman rendah dan finish yang bersih.
1100–1600 mdpl · Honey Process
Ditanam berdampingan dengan kebun jeruk — keasamannya cerah dengan sentuhan manis madu alami.
Kami menahan stok minim sengaja — biar setiap batch yang kami kirim benar-benar baru disangrai.
Ceri kopi dipetik matang, disortir manual oleh petani mitra di tiga daerah asal.
Disangrai maksimal 12kg per batch agar profil panas merata dan bisa dikontrol presisi.
Setiap batch di-cupping oleh tim kami sebelum lolos kirim — yang gagal, tidak dikemas.
Dikemas dengan katup satu-arah, dikirim dalam 72 jam setelah tanggal sangrai.
Bisa jeda atau batalkan kapan saja. Biji baru, giling sesuai alat seduhmu.
Rp95rb / 250g sekali kirim
Satu origin pilihanmu, cukup untuk kenalan rasa sebelum langganan rutin.
Rp165rb / 2×250g / bulan
Dua origin bergantian tiap bulan, dipilihkan tim kami sesuai musim panen.
Rp235rb / 3×250g / bulan
Gayo, Toraja, dan Kintamani setiap bulan — untuk yang ingin bandingkan karakter tiap daerah.
"Biji Kintamani dari Nostoto pertama kali bikin saya sadar kopi bisa terasa jeruk. Segar banget tiap kiriman."
"Tanggal sangrai selalu tertera jelas di kemasan, dan memang selalu masih baru saat sampai."
"Paket tiga origin cocok buat saya yang suka gonta-ganti metode seduh tiap minggu."
Kami kirim jadwal sangrai berikutnya, bukan spam.